Risiko cedera mulai dari ringan hingga fatal dapat saja terjadi pada setiap aktifitas fisik termasuk dalam kompetisi olahraga. Oleh karena itu, ketepatan dan kecepatan pertolongan yang diberikan menentukan proses penyembuhan pada cedera yang dialami. Komplikasi yang lebih parah dapat saja terjadi apabila terjadi kesalahan ketika pertama kali dilakukan pertolongan. Untuk menghindari hal tersebut adalah menjadi sangat penting bagi official pertandingan mendapatkaan pelatihan dalam upaya memberikan pertolongan untuk pertama kalinya, terlebih lagi official lah yang bertugas mendampingi atlet saat pertandingan. Pelatihan yang diberikan berupa keterampilan resusitasi jantung paru (RJP) dan first aid training, menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan (p=0,000) yang dianalisis dari hasil pretest dan postest setelah pemeberian materi dan pelatihan diberikan. Selain itu peserta pelatihan tampak sangat antusias mengikuti keseluruhan rangkaian kegiatan. Observasi langsung dilakukan saat kegiatan memperlihatkan banyak peserta yang mengajukan pertanyaan serta tingginya antusiasme peserta untuk langsung mencoba melakukan kegiatan simulasi yang telah diajarkan.
Copyrights © 2024