Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman atsiri utama di Indonesia. Untuk menghasilkan minyak nilam yang bermutu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman nilam yaitu dengan pemberian pupuk fosfat dan fungi mikoriza arbuskula (FMA). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk fosfat dan FMA terhadap pertumbuhan tanaman nilam. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 2 faktor yang diuji dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk fosfat (P0 = 0 g/tanaman, P1 = 0.50 g/tanaman, P2 = 0.75 g/tanaman dan P3 1.0 g/tanaman) sedangkan faktor kedua adalah dosis FMA (M) (M0 = 0 g/tanaman, M1 = 5 g/tanaman, M2 = 10 g/tanaman dan M3 = 15 g/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk fosfat 0.50 g/tanaman meningkatkan klorofil daun tanaman nilam. Dosis FMA 15 g/tanaman memberikan pengaruh terhadap klorofil daun, panjang akar terpanjang, berat berangkasan basah, berat berangkasan kering, dan infeksi akar.
Copyrights © 2023