Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemodelan system simulasi pelepasan beban. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yakni pendekatan kuantitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, observasi, dan wawancara langsung di kantor ULTG Gorontalo baru. Metode analisis perhitungan dan simulasi pelepasan beban menggunakan software Digsilient 15.1 Simulasi yang dilakukan yakni lepasnya pembangkit PLTU tajung karang. dan pelepasan beban yang di lepas yaitu GI A1, GI IS2, GI GB Simulasi skenario lepasnya generator PLTU tajung karang diperoleh daya generator yang terlepas sebesar 48 MW yang mengakibatkan penurunan frekuensi dilakukan tahap – tahap pelepasan beban diantaranya tahap 1 dan tahap 2 tahap 3 perhitungan, waktu pelepasan yang dibutuhkan relay sebesar 1/20s dengan frekuensi pelepasan beban tahap 1 sebesar 48,5737Hz dan besar beban yang dilepaskan 1,3944MW. tahap 2 sebesar 48,366????Z beban yang dilepaskan 1,3911 MW tahap 3 sebesar 48,2766Hz besar beban yang dilepaskan 1,340 MW. Setelah dilakukan pelepasan beban frekuensi berhasil naik hingga mencapai keadaan stabil 50.20 Hz. Sehingga dari simulasi ditemukan bahwa metode perhitungan untuk pelepasan beban yang digunakan lebih optimal dan berhasil mengembalikan ke batas standar yang diinginkan.
Copyrights © 2023