Limbah pabrik gula merupakan hal yang cukup menarik untuk di analisa. Limbah yang dihasilkan berbentuk padat, gas, cair. Masih perlu penanganan khusus untuk memanfaatkanpotensi yang cukup besar dari limbah tersebut. Banyak masarakat memanfaatkan untuk pupuk, bumbu masak, alkhohol. Pada kesempatan ini peneliti mencoba menganalisa tetes tebu untuk bahan tambah beton. Harapan peneliti dengan hasil ini masyarakat sekitar memakainya dan memeperoleh bianya yang murah dengan hasil yang baik. Pada penelitian ini kami membuat dua kelompok benda uji yang nantinya hasilnya akan dibandingkan mana yang lebih baik. Kemudian benda uji tersebut dihitung kuat tekannya dengan alat compression test machine dan hammer test. Setelah diteliti ternya memang hasilnya menunjukan perbedaan antara beton dengan bahan tambah tetes tebu akan lebih baik dibandingkan dengan beton biasa. Hasil perhitungan kuat tekan menunjukan hasiltertingga dari beton dengan bahan tambah tetes adalah 123,8 Kg/cm2dan beton biasa teringgi 106,2 Kg/cm2. Juga untuk hitungan belahnya 15,6 Kg/cm2dtanpa bahan tambah dan 26,1 Kg/cm2beton dengan bahan tambah tetes tebu. Perhitungan hammer test juga menunjukkan baik untuk beton dengan bahan tambah tetes tebu. Perlu diperhatikan beton dengan bahan tambah tetes tebu ikatan awalnnya agak lambat, sehingga harus berhati-hati pada pelepasan cetakan beton. Dapat diasumsikan juga bisa dimanfaatkan untuk bahan tambah semen dalam acian dinding. Sehingga mengurangi retak rambut pada dinding
Copyrights © 2017