Mapalus merupakan budaya yang dilandasi nilai empati yang hadir dari inisiatif. Nilai ini dapat dibiasakan kepada pelajar sebagai bagian dari masyarakat perkotaan. Proses habiatuasi ini dapat diterapkan dalam model pembelajaran service-learning yang sangat ideal untuk mempromosikan ragam keterampilan manusia abad 21. Metode yang digunakan ialah kualitatif eksplorasi dengan tujuan menemukan model yang dapat digunakan untuk proses habituasi empati dalam komunitas Pendidikan. Instrumen yang digunakan ialah FGD, studi literatur dan wawancara dengan praktisi budaya. Validitas data dikaji dengan triangulasi dan data dianalisis dengan menggunakan NVivo. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai empati dalam budaya mapalus menjadi dasar untuk mengembangkan service-learning yang dapat digunakan dalam pembelajaran PKn. Model yang terbentuk disebut sebagai siklus habituasi empati yang terinspirasi dari budaya Mapalus dalam model pemebelajaran dengan service-learning.
Copyrights © 2023