Pendidikan teknik adalah esensial untuk meningkatkan kualitas dan mempersiapkan siswa SMK siap kerja, sehingga kualitas pendidikan teknik menjadi penting. Era Industri 4.0 ditandai oleh pesatnya teknologi internet yang mengharuskan pendidikan teknik dapat mengkombinasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, seperti blended learning. Blended learning bukan hanya kombinasi pembelajaran online dan tatap muka, tetapi juga memfasilitasi berpikir tingkat tinggi dan pemecahan masalah. Guru, sebagai desainer pembelajaran, harus memahami peran setiap komponen pembelajaran. Gambar Teknik Manufaktur (GTM) berperan dalam mencetak tenaga kerja drafter yang menerjemahkan ide dan sketsa dari perancang ke dalam sebuah visual tiga dimensi atau dua dimensi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan desain blended learning pada pelajaran GTM, yang terdiri atas kegiatan persiapan, aktivitas desain, dan evaluasi. Desain ini menggunakan model blended learning rotasi sub-model flipped classroom yang dikelola dalam learning management system (LMS)
Copyrights © 2023