Ngelawang merupakan tradisi yang ada di Bali berupa kegiatan mengelilingi suatu dusun atau desa dari rumah ke rumah dengan menggunakan sarana Barong dan Rangda serta disertai iringan musik tradisional. Ngelawang dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu bersifat sakral keagamaan dan non sakral (hiburan). Dalam kajian ini difokuskan pada tradisi Ngelawang sakral. Tujuan pengkajian ini adalah: 1) menggali nilai-nilai luhur dasar dari tradisi Ngelawang , 2) mengklasifikasikan nilai-nilai Ngelawang berdasarkan keterampilan abad 21, dan 3) mentransformasi hasil klasifikasi nilai-nilai Ngelawang menjadi strategi pembelajaran mengembangkan keterampilan 4C. Metode kajian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) nilai-nilai tradisi Ngelawang yaitu keyakinan beragama, belajar dari simbolik, tulus ikhlas, kerja keras, gotong royong, kekompakan, koordinasi, berkesenian, berkreasi, dan interaksi sosial, 2) Berpikir kritis (meliputi nilai belajar dari simbolik, keyakinan), berpikir kreatif (berkesenian, berkreasi), berkomunikasi (interaksi sosial, koordinasi), berkolaborasi (kekompakan, gotong royong), 3) strategi pengembangan keterampilan 4C mulai dari memahami filosofi atau tatwa kemudian saling berkomunikasi dan berkolaborasi untuk mengembangkan kreativitas.
Copyrights © 2023