Penelitian ini dirancang untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam membuat modul pembelajaran berbasis kurikulum mandiri dan mencari solusi atas tantangan tersebut. Subyek penelitian ini meliputi guru Pendidikan Agama Islam, modul pembelajaran sebagai data primer, dan buku teks serta siswa kelas X sebagai data sekunder. Populasi penelitian terdiri dari seluruh guru Pendidikan Agama Islam SMK N 1 Jarai yang berjumlah lima orang, dengan sampel penelitian adalah satu orang guru yang dipilih melalui purposive sampling. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tantangan utama yang dihadapi guru pendidikan agama Islam adalah ketidakmampuan mereka mengembangkan modul pembelajaran yang memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Copyrights © 2024