Penelitian ini bertujuan menginvestigasi efektivitas metode pembelajaran berbasis permainan dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa di SD Inpres Pa'baeng-baeng, Kota Makassar. Desain penelitian adalah eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Partisipan terdiri dari 60 siswa kelas 4 dan 5 yang dipilih secara acak, dibagi menjadi kelompok eksperimen (30 siswa) dan kelompok kontrol (30 siswa). Kelompok eksperimen menerima intervensi selama 8 minggu menggunakan metode pembelajaran berbasis permainan, sementara kelompok kontrol mengikuti metode pengajaran konvensional. Evaluasi pra-tes dan pasca-tes dilakukan untuk mengukur keterampilan sosial, serta data kualitatif dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis permainan efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa. Data menunjukkan (1) pada kelompok eksperimen, hasil uji t menunjukkan t(29) = 8,67, p < 0,001, yang berarti terdapat peningkatan signifikan dalam keterampilan sosial siswa setelah mengikuti metode pembelajaran berbasis permainan; (2) pada kelompok kontrol, hasil uji t menunjukkan t(29) = 1,45, p = 0,15, yang berarti tidak ada peningkatan signifikan dalam keterampilan sosial siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional; (3) perbandingan antara kelompok eksperimen dan kontrol menunjukkan hasil uji t dengan t(58) = 6,94, p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan signifikan dalam keterampilan sosial antara kedua kelompok setelah intervensi. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan metode pembelajaran inovatif ke dalam kurikulum untuk mempromosikan perkembangan holistik siswa.
Copyrights © 2024