Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan modern, namun juga menimbulkan tantangan etika bagi pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam meningkatkan kehati-hatian penggunaan media sosial. Studi kasus dilakukan di SMA 2 Manado dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan observasi. Hasilnya menunjukkan PAK memiliki peran membentuk nilai-nilai seperti empati, kejujuran dan tanggung jawab yang penting dalam interaksi online. PAK juga mendorong kehati-hatian dalam berbagi konten agama serta kolaborasi antara gereja, sekolah dan keluarga untuk membimbing generasi muda menghadapi tantangan digital. Disimpulkan PAK vital untuk membekali generasi muda Kristen Indonesia menggunakan media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab melalui nilai-nilai Kristiani yang relevan dengan perkembangan zaman.
Copyrights © 2024