Makanan cepat saji (fast food)imerupakan makanan yang dapat dihidangkan dan dikonsumsi secara cepat dengan cara pengolahannya juga secara instan. Kebiasaan mengkonsumsi fast food yang berlebihan akan berdampak buruk dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan dan peningkatan status gizi seperti obesitas dan kegemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi konsumsi makanan cepat saji dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada masa pandemi covid-19 di SMAN 1 Suwawa Timur. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Penelitian ini berlokasi di SMAN 1 Suwawa Timur yang dilaksanakan pada bulan April 2022. Populasi adalah siswa kelas X dan XI sebanyak 128 siswa. Sampel pada penelitian ini sebanyak 58 siswa diambil dengan Purposive Sampling. Pengumpulan data diambil dari hasil wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian obesitas siswa SMA pada masa pandemi covid-19 di SMAN 1 Suwawa Timur dengan nilai p value 0,015<0,05 dan terdapat hubungan antara aktvitas fisik dengan kejadian obesitas siswa SMA dengan nilai p value 0,009<0,05. terdapat hubungan antara kedua variabel independent tersebut karena kejadian obesitas dapat disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan cepat saji dan kurang melakukan aktivitas fisik.
Copyrights © 2022