Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan Gerakan Literasi Sekolah sebelum dan sesudah program Petualangan Literasi (PELITA) dilaksanakan di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sekolah tersebut sudah melaksanakan kegiatan GLS melalui pembiasaan literasi selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai pada tahun 2018 dengan jumlah buku yang sangat terbatas. Peserta didik merasa bosan dikarenakan setiap pagi guru selalu menggunakan cara yang sama dan setelah pandemi kegiatan GLS tersebut mengalami mati suri. Namun setelah program PELITA dilaksanakan, minat membaca peserta didik meningkat secara signifikan dibandingkan dengan program GLS yang dilaksanakan sebelumnya. Program PELITA berhasil mengubah secara positif minat membaca melalui kegiatan guru membacakan nyaring, kegiatan membaca berkelompok, kegiatan virtual reality dan kegiatan kreatif serta memberikan pengalaman yang berbeda layaknya peserta didik sedang berpetualang
Copyrights © 2023