Mudabbir
Vol. 2 No. 1 (2021): METODE DAKWAH KONTEMPORER DAN MAKNA UNIVERSAL DAKWAH

MENAKAR SEJARAH PEMIKIRAN DAKWAH ERA NABI ULUL ‘AZMI

Agus Dedi Putrawan (UIN Mataram)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2021

Abstract

Kitab suci Al-Qur’an telah banyak bercerita tentang Nabi dan Rasul yang dijadikan juru dakwah untuk beriman kepada Allah SWT. Namun dari sekian banyak Nabi dan Rasul, ada di antara mereka yang kemudian diberikan gelas ulul ‘Azmi. Dalam masing-masing sejarah kehidupan Nabi dan Rasul tentu memiliki manhaj (metode) dakwah yang relevan dengan kondisi umat yang mereka hadapi dan tidak menutup peluang dan harapan, strategi dakwah tersebut bisa diaplikasikan oleh umat Islam di seluruh belahan dunia pada era yang serba canggih ini. Dalam upaya mengimplementasikan nilai-nilai kenabian dalam praktek dakwah dan bekerjasama sebagai cara untuk menepis segala praktek dakwah yang mengaburkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Tulisan yang fokusnya pada refleksi sejarah pemikiran komunikasi dakwah di era Nabi ulul ‘azmi dapat ditarik kesimpulan: Pertama, Komunikasi dakwah merupakan turunan dari ilmu komunikasi yang berlandaskan hukum islam, Qur’an dan Hadits. Sehingga dapat difahami, komunikasi dakwah adalah tugas bersama dalam mendiseminasikan ajaran-ajaran agama; Kedua, Intisari pemikiran komunikasi dakwah yang diterapkan oleh Nabi dan Rasul yang bergelar ulul ‘azmi adalah komunikasi verval dan nonverbal yang isinya tentang ketauhidan dan kemanusiaan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

mudabbir

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Fokus jurnal Mudabbir Upaya memberikan makna yang universal terhadap ilmu manajeman dan ilmu dakwah, dengan argumentasi setiap ajakan kepada kebaikan maka itu bagian dari dakwah, dengan tujuan pengembangan yang kontekstual terhadap ilmu manajemen dan dakwah yang meliputi manajemen haji dan umrah, ...