Artikel ini mempunyai tujuan untuk meengkaji pengembangan kurikulum pendidikan Agama Islam pada materi multikultural. Peneliti menggunakan metode studi pustaka di mana peneliti berusaha menemukan, menyusun dan menganalisis berbagai sumber informasi melalui sumber yang relevan terkait dengan pembahasan ini. Peneliti tertarik untuk membahas tentang pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam pada materi multikultural karena peneliti melihat hal ini sangat penting, dimana zaman sekarang sering terjadi konflik hanya karena berbeda pendapat antar suku, ras, agama. Hal ini terjadi juga pada dunia pendidikan, sehingga peneliti ingin menganalisis hal tersebut. Adapun kesimpulan pada penelitian ini ialah bahwa dalam mengembangkan kurikulum pendidikan agama Islam hendaknya mempunyai komponen tujuan pendidikan nasional. Kemudian kurikulumnya harus memperhatikan unsur-unsur afektif, seperti menerima, menanggapi sebuah nilai, dan berorganisasi. Selain ini juga harus ada unsur psikomotorik, seperti meniru, mengamati, menyesuaikan diri dan berlatih. Pengembangan kurikulum pada materi multikultural ini perlu dijadikan bahan pertimbangan, guna mendukung moderasi beragama yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. Demi mewujudkan kerukunan antar masyarakat dalam berbeda, agama, ras, etis dan budaya.
Copyrights © 2023