Latar Belakang: Menurut data (WHO, 2017) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF) dan WHO menyarankan seharusnya bayi hanya diberi air susu ibu (ASI) minimal 6 bulan, hingga berusia 2 tahun. Renstra Kementerian Kesehatan Indonesia periode 2020-2024, program pemberian ASI Eksklusif dibawah enam bulan merupakan program pemerintah Indonesia untuk percepatan penurunan stunting. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan tanggal 3 Januari 2024 di Klinik Yonkav 8 Tank didapatkan 16 ibu nifas dengan ASI tidak lancar.Metode: Metode penelitian ini menggunakan Pra-eksperimen dengan teknik Purposive Sampling One grup pretest-posttest.Hasil: Berdarkan hasil uji Statistic Wilcoxon Match paired test Kompres Hangat Payudara terhadap kejadian kelancaran ASI pada ibu menyusui di Klinik Yonkav 8 Tank Kabupaten Pasuruan. Didapatkan hasil analisa diatas diperoleh nilai P value 0,001 ≤ 0,05 yang artinya ada perbedaan responden sebelum diberi perlakuan dan sesuadah diberi perlakuan. Maka Ho ditolak dan Ha diterimaKesimpulan: Ada Pengaruh Kompres Hangat Payudara Terhadap Kelancaran ASI pada ibu menyusui di Klinik Yonkav 8 Tank Kabupaten Pasuruan.
Copyrights © 2024