Latar Belakang: Stres akademik rentan dialami oleh mahasiswa, tanpa terkecuali mahasiswa baru. Hasil literatur menunjukkan stres pada mahasiswa baru mencapai 45,8% - 71,6%. Penyesuaian diri terhadap lingkungan baru dianggap menjadi salah satu predisposisi stres yang dialami mahasiswa baru.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 60 responden dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis Bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman.Hasil: Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara jenis kelamin, tempat tinggal dengan stres akademik pada mahasiswa baru S1 Keperawatan (p=0,001, p=0,000) namun tidak terdapat hubungan dengan latar belakang pendidikan (p=0,506).Kesimpulan: Faktor demografi sepeti jenis kelamin dan tempat tinggal memiliki hubungan yang signifikan dengan stres akademik pada mahasiswa baru S1 Keperawatan, namun asal jurusan pendidikan sebelumnya tidak memiliki hubungan. Suport system antar mahsiswa baru diperlukan guna mengurangi rasa stres yang dialami.
Copyrights © 2024