Latar Belakang: International Diabetes Federation (IDF) menyatakan bahwa peningkatan kejadian diabetes melitus diperkirakan sebesar 9,3% (463 juta) orang, dimana pada tahun 2030 akan menjadi 10,2% (578 juta) dan pada tahun 2045 akan menjadi 10,9% (700 juta). Penyakit diabetes melitus mempunyai risiko tinggi dalam penurunan angka harapan hidup dan kualitas hidup penderitanya. self care management merupakan penatalaksanaan untuk meminimalisir munculnya dampak dari diabetes melitus.Metode: Jenis penelitian observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 46 orang, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan rank spearman.Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar melakukan self care mangement baik sebanyak 34 (73,9%) dan memiliki kualitas hidup tinggi sebanyak 29 (63,0%). Hasil analisis bivariat dengan korelasi rank spearman didapatkan nilai p = 0,000 juga didapatkan hasil korelasi dengan nilai 0,782 yang memiliki kekuatan korelasi kuat.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara self care management dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus di Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan.
Copyrights © 2024