Latar Belakang: Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2020, 90 persen wanita mengalami nyeri haid, dengan 10–16% mengalami nyeri haid berat. Akupresur adalah metode pengobatan tradisional yang melibatkan pemberian tekanan pada lokasi tertentu menggunakan jari atau alat tumpul.Metode: Metode one-group pretrest dan posttest rest design. Pada penelitian ini terdapat populasi sebanyak 22 remaja putri yang mengalami nyeri haid dengan sampel sebanyak 12 responden pada penderita dismenore primer nyeri sedang. Alat yang digunakan dalam penelitian yaitu minyak zaitun (menyesuaikan), lembar kuesioner, dan lembar observasi.Hasil: Nilai pre-test untuk skala nyeri haid berbeda sebelum dan sesudah dilakukan akupresure titik hegu li4. nilai pre-test untuk kedua nilai tersebut memiliki nilai Sig. (2-tailed) atau p-value = 0,000, dan nilai p-value < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan.Kesimpulan: di MTs Al-Khalifah terdapat penurunan nyeri haid yang signifikan pada remaja putri usia 13-15 tahun yang mengalami nyeri haid sedang, antara sebelum dan sesudah diberi perlakuan akupresure titik hegu li4.
Copyrights © 2024