Keberhasilan siswa meningkatkan prestasi belajar dipengaruhi faktor eksternal dan internal. Kemampuan penalaran formal merupakan bagian dari faktor internal yang mempengaruhi respon dalam menerima pelajaran matematika sehingga memengaruhi prestasi belajar yang dicapai. Menurut Piaget, anak usia 11 tahun ke atas berada pada tingkat berfikir penalaran formal. Penalaran formal juga merupakan faktor penting yang memengaruhi proses pembelajaran matematika.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan penalaran formal terhadap prestasi belajar matematika pada materi relasi dan fungsi. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 8 SMP Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya yang berjumlah 43. Instrumen berupa Test of Logical Thinking (TOLT) yang dikembangkan oleh Kenet G. Tobin dan Capie (yang diadaptasikan dalam setting Indonesia) serta tes prestasi belajar matematika pada materi relasi dan fungsi. Data yang digunakan berupa skor kemampuan penalaran formal dan skor prestasi belajar matematika. Data dianalisis menggunakan uji korelasi product moment pearson menggunakan aplikasi SPSS 26 for Windows. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh antara kemampuan penalaran formal dengan prestasi belajar matematika siswa kelas 8 SMP SAIM Surabaya dalam kategori sedang. Besarnya korelasi antara kemampuan penalaran formal dengan prestasi belajar matematika pada materi relasi dan fungsi siswa kelas 8 SMP SAIM Surabaya tahun ajaran 2023/2024 sebesar 47,8 % dengan taraf kepercayaan 5%.
Copyrights © 2024