Impulsive buying adalah bentuk pembelian yang dilakukan secara tidak rasional karena terjadi secara tiba-tiba dengan dorongan yang emosional, dalam waktu yang cepat, dan tanpa adanya rencana pembelian. Salah satu faktor yang menyebabkan impulsive buying adalah lingkungan sosial. Seseorang yang menjadikan kelompok sosial sebagai acuan dalam bertindak dan perilaku disebut dengan konformitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kontribusi konformitas terhadap impulsive buying pada mahasiswi di Universitas Negeri Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswi yang pernah melakukan impulsive buying di Universitas Negeri Padang dan sampel sebanyak 104 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik insidental sampling. Penelitian ini menggunakan skala Impulsive Buying Tendency yang berjumlah 20 item dengan nilai reliabilitas 0,847 dan skala Conformity yang berjumlah 11 item dengan nilai reliabilitas 0,703. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kontribusi yang signifikan antara konformitas dengan impulsive buying pada mahasiswi Universitas Negeri Padang dengan nilai R Square sebesar 0,125 yang menunjukkan bahwa sumbangan efektif yang diberikan konformitas terhadap impulsive buying pada mahasiswi Universitas Negeri Padang sebesar 12,5%.
Copyrights © 2023