Integrasi ilmu pengetahuan dan agama merupakan salah satu model pendidikan alternatif yang dipandang penting untuk mencapai tujuan pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Pendidikan Nomor 20 Tahun 2003. Pengembangan model integrasi ilmu pengetahuan dan agama dapat dilakukan secara bertahap melalui tiga hal. yaitu: memetakan konsep keilmuan dan keislaman, memadukan konsep keilmuan dan keislaman, serta menjadikan al-Quran dan Hadits sebagai wali setiap karya ilmu pengetahuan. Memang sulit, namun bukan hal yang mustahil untuk dilakukan. Langkah pertama yang perlu dilakukan seorang guru untuk menerapkan model pendidikan integratif ini adalah dengan cara melakukan pengelompokan ilmu ayat-ayat dalam Al-Qur'an. Setelah itu seorang guru harus melakukan penjabaran ilmu materi dengan ayat Al-Quran dan hadis, dengan menjadikan Al-Quran sebagai penjaga pada setiap karya ilmu pengetahuan. Tujuan dari penjabaran ini adalah untuk memberikan pemahaman siswa secara komprehensif terhadap suatu diskusi, yang pada akhirnya dapat mendatangkan nilai yang baik bagi siswa dalam kehidupannya.
Copyrights © 2023