Latar Belakang: Dalam dunia keselamatan dan kesehatan kerja, produktivitas dalam bekerja sangat memiliki peranan penting guna menunjang penerapan K3 di lingkungan instansi, organisasi, dan perusahaan. Penerapan produktivitas dalam bekerja itu tidak lepas dari peran ergonomi yang sangat berkaitan dalam kenyamanan individu atau pekerja dalam sikap bekerja. Aktivitas kerja yang ada di puskesmas memiliki potensi yang dapat mengakibatkan penyakit kerja. Salah satu penyakit kerja dan menjadi masalah umum yang sering terjadi di kalangan karyawan adalah nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP). Tujuan Penelitian: Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa sikap kerja terhadap resiko low back pain pada karyawan puskesmas di Puskesmas Mojolangu Kota Malang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode desain survey dengan menggunakan 2 instrumen, yaitu REBA (Rapid Entire Body Assessment) dan NBM (Nordic Body Map Quetionare). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan Puskesmas Mojolangu berjumlah 5 orang. Hasil Penelitian: Pada penelitian ini menunjukkan hasil bahwa sikap kerja yang kurang ergonomis dapat menyebabkan bagian-bagian tubuh akan mengalami beberapa keluhan yang akan terasa setelah waktu yang lama, akibat dari sikap kerja yang cenderung kurang diperhatikan dan hal tersebut dapat meningkatkan resiko tinggi terjadinya low back pain. Kesimpulan: Setelah melakukan analisis, maka didapatkan hasil bahwa ada pengaruh sikap kerja yang tidak benar terhadap resiko low back pain pada karyawan puskesmas di Puskesmas Mojolangu Kota Malang.
Copyrights © 2024