Konseling merupakan salah satu teknik dalam pelayanan bimbingan di mana proses pemberian bantuan ini berlangsung melalui wawancara dalam serangkaian pertemuan langsung dan tatap muka antara konselor pada klien dengan tujuan agar klien mampu untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap dirinya. Hal ini dikarenakan konseling dapat memberikan perubahan yang mendasar, yaitu merubah sikap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran metode konseling petugas gizi pada keluarga dengan balita gizi buruk di Puskesmas Haliwen Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu. Responden dalam penelitian ini adalah 4 petugas gizi yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petugas gizi memiliki teknik konseling gizi kategori baik sebanyak 2 kali (50%) dan kategori cukup sebanyak 2 kali (50%). Ini berarti sebagian besar responden belum melakukan 10 item teknik konseling gizi yang dianjurkan oleh Depkes RI tahun 2008. Sedangkan berdasarkan langkah - langkah pelaksanaan konseling gizi sebagian besar responden dalam ketegori cukup (50%). Hal ini berarti sebagian responden belum semua menerapkan 12 item langkah – langkah pelaksanaan konseling gizi sesuai standart Depkes RI tahun 2008.
Copyrights © 2020