Latar Belakang: Kanker payudara sampai saat ini masih menjadi salah satu penyebab kematian di Indonesia. Deteksi awal kanker payudara dapat dilakukan dengan cara pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada wanita. Tujuan: Mengetahui gambaran pengtahuan siswi tentang SADARI Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan di SMAN 3 Haliwen Kab.Belu pada Bulan Januari 2024. Jumlah sampel sebanyak 50 orang siswi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling kuota. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan SADARI. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Sebagian besar (68%) siswi di SMN 3 Haliwen memiliki pengetahuan yang kurang tentang SADARI. Informasi yang paling banyak belum diketahui oleh siswi antara lain waktu yang tepat untuk melakukan SADARI (72%), usia yang tepat untuk melakukan SADARI (66%). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang SADARI perlu dilakukan pada siswi SMAN 3 Haliwen
Copyrights © 2024