Latar Belakang: Change of direction (COD) dan cutting dalam olahraga basket dilakukan untuk menghindar, menembus pertahanan lawan dan mencetak skor. Pada basket kombinasi keduanya sering dilakukan sehingga rentan mengalami cedera. Cedera yang sering terjadi yaitu cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL). Knee valgus berisiko menyebabkan cedera ACL lebih besar karena menyebabkan beban ACL meningkat. Ketika melakukan cutting derajat knee valgus meningkat kemudian ACL menerima beban berlebih dan menyebabkan risiko cedera ACL meningkat. Derajat knee valgus dikatakan abnormal apabila melebihi 20°. Hal ini juga akan berdampak pada tingkat keparahan resiko cedera, semakin besar derajatnya maka semakin besar juga risiko mengalami cedera. Kinesio tape sangat berguna bagi atlet yang mengalami cedera untuk mengoreksi gangguan muskuloskeletal dan mengurangi nyeri. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kinesio tape dan non-kinesio tape ketika melakukan cutting pada pemain basket SMA di Kota Malang. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian pre-experimental one group pre-test - post-test dengan jenis rancangan penelitian yang dilakukan dengan pre-test sebelum pemberian kinesio tape dan post-test setelah pemberian kinesio tape. Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian ini tentang pengaruh penggunaan kinesio tape terhadap derajat knee valgus pada gerak cutting pemain basket SMA di Kota Malang. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh penggunaan kinesio tape terhadap derajat knee valgus pada gerak cutting dalam kelompok pre-test dan post-test.
Copyrights © 2023