Perkembangan zaman membawa dampak terhadap seni arsitektur, salah satunya adalah perkembangan seni arsitektur masjid. Berdasarkan bentuk masjid mengacu pada arsitektur masjid dengan ciri bentuk masjid peninggalan Dinasti Abbasiyah (Mesir) menurut peninggalan beberapa periode berbeda dalam sejarah kejayaan dinasti Islam di masa lalu. (Mesopotamia), Dinasti Umayyah (Andalusia/Spanyol), Dinasti Safawi (Iran), Dinasti Mughal (India), Kekaisaran Ottoman (Turki). Timur Tengah adalah istilah yang digunakan Inggris untuk wilayah yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Wilayah yang disebutkan Menlu RI adalah Aljazair (Aljazair), Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Irak, Bahrain, Lebanon, Kuwait, Libya, Mesir, Oman, Maroko, Qatar, Sudan, Palestina, Tunisia, dan Suriah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode gabungan atau campuran yaitu mengumpulkan data Primer dan Skunder, masjid Haji Keuchik Leumiek dipercaya mempunyai pengaruh arsitektur Timur Tengah, berdasarkan dekorasi arsitektur Islam yang terdapat pada masjid Haji Keuchik Leumiek yaitu: kubah, menara, mimbar, mihrab, dan ornamenisasi terkait dengan relief dan ukiran, Kaligrafi pada kubah, Geometri, Lampu gantung serta ukiran pada pintu masjid. Wilayah Timur Tengah merupakan periode masjid pada dinasti masa kejayaan Abbasiyah dan Safawi maka karakteristik masjid Haji Keuchik Leumiek mendapat pengaruh pada masa Abbasiyah dan Safawi yang berkembang di wilayah Timur Tengah, dan pada masa setelahnya yaitu pada masjid Nabawi dan Madinah.
Copyrights © 2024