Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam konvensional. Pondok pesantren secara umum dikenal sebagai pusat pengajaran agama Islam yang mengutamakan pengajaran Al-Qur'an, Hadits, Fiqih, dan kajian agama lainnya. Pesantren menekankan pengembangan karakter di samping pengajaran agama. Metode yang digunakan adalah metode pemberdayaan komunitas yaitu sebuah prosedur yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan, kemandirian, dan tingkat keterlibatan masyarakat dalam pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan peningkatan kualitas hidup. pemberdayaan organisasi kepengurusan ialah menggambarkan serangkaian taktik dan inisiatif yang dimaksudkan untuk meningkatkan kapabilitas, efektivitas, dan otonomi organisasi. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memberdayakan organisasi pengelola: (a) Bertumbuhnya Jiwa Kepemimpinan, (b) Pemberdayaan Anggota, (c) Menetapkan Rencana dan Tujuan Bersama Dengan kepemimpinan yang diberdayakan, pondok dapat lebih adaptif terhadap perubahan dan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan. Peningkatan ketahanan organisasi ini berperan penting dalam menjaga relevansi dan pertumbuhan jangka panjang pondok. Kesimpulan dari pengabdian ini yaitu menanamkan jiwa tanggung jawab bagi seluruh santri agar dapat mentaati peraturan yang ada dalam pondok pesantren dan menjadikan generasi Islami yang Lafdhon Wama’nan Wa’amalan.
Copyrights © 2024