Migrasi internasional Indonesia selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya, serta memberikan dampak semakin banyaknya kiriman uang kembali ke daerah asal (remitan). Pemanfaatan remitan dapat dialokasikan menjadi dua bentuk yaitu, konsumtif dan produktif. Penelitian ini mencoba untuk meneliti tentang pengalokasian remitan untuk kegiatan produktif yaitu pendidikan anak. Dimana pendidikan anak sendiri sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup baik anak itu sendiri, maupun orang tua. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengalokasian remitan dan proporsi penggunaan untuk pendidikan anak dan untuk mengetahui pengaruh karakteristik TKI aktif (masih bekerja di luar negeri) dalam pengalokasian remitan untuk pendidikan anak. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Indonesian Project Australia National University yang di danai oleh Aus-Aid. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif yaitu cross-section/ tabulasi silang dan secara kuantitatif menggunakan alat analisis probit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalokasian remitan hanya sedikit yang digunakan untuk pendidikan anak dikarenakan mayoritas pengalokasian remitan digunakan untuk kegiatan konsumtif. Sementara variabel jenis kelamin, jumlah anak, dan tingkat pendidikan TKI tidak berpengaruh signifikan terhadap pengalokasian remitan untuk pendidikan anak. Kata kunci : Migrasi, Remitan, Pendidikan anak, konsumtif.
Copyrights © 2015