Guru sebagai salah satu faktor eksternal yang penting dalam menentukankeberhasilan siswa, maka guru harus berperan dengan baik dan guru perlu memiliki kinerjayang baik. Melalui hasil wawancara dengan guru-guru di SMP Negeri 1 Krucil prapenelitian diperoleh data minimnya kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yangmembahagiakan dimasa pandemi. Guru terjebak pada pemberian tugas yang mengacu padamateri esensial yang terkadang memberatkan peserta didik. Tujuan Penelitian penelitian iniadalah mendeskripsikan langkah-langkah dan menganalisis hasil supervisi klinis dalammeningkatkan ketrampilan penggunaan media bagi Guru IPA di SMP Negeri 1 Krucilkabupaten Probolinggo untuk terciptanya suasana Student Wellbeing. Model rancangan PTSyang digunakan yakni: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil PTS inimenyatakan supervisi klinis penggunaan media pembelajaran IPA meningkatkankompetensi guru dalam upaya berbasis student well-being. Hal ini ditandai terjadinyapeningkatan skor siklus 1 ke siklus 2 dari 68 menjadi 87. Kesimpulannya supervisi klinisdapat meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan media pembelajaran IPA dalamupaya student well-being di SMP Negeri 1 Krucil Kabupaten Probolinggo. Peneliti jugamemberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan media pembelajaranIPA yang lebih kontekstual yang dipadukan dengan metode-metode pembelajaran lainyang mendukung standar proses pembelajaran.
Copyrights © 2022