Guru memiliki peranan penting dalam melaksanakan pembelajaran yang berdasarkan standar proses. Guru sebagai salah satu faktor eksternal yang penting dalam menentukan keberhasilan peserta didik, maka guru harus berperan dengan baik dan guru perlu memiliki kinerja yang baik.Melalui hasil wawancara dengan guru-guru MI wilayah kepengawasan 1 Kabupaten Maros pra penelitian diperoleh data minimnya kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang membahagiakan dimasa pandemi. Guru terjebak pada pemberian tugas yang mengacu pada materi esensial yang terkadang memberatkan peserta didik. Tujuan Penelitian penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah dan menganalisis hasil supervisi klinis dalam meningkatkan ketrampilan penggunaan media bagi Guru untuk terciptanya Suasana Student Wellbeing.Model rancangan PTS terletak pada alur siklus yang diadaptasi dari Kemmis, S. & Mc. Taggart, R. (1988), yakni: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil PTS ini menyatakan supervisi klinis penggunaan media pembelajaran meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran. Hal ini ditandai terjadinya peningkatan skor siklus 1 ke siklus 2 dari 68 menjadi 87. Dapat disimpulkan supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan media pembelajaran. Peneliti juga memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih kontekstual yang dipadukan dengan metode-metode pembelajaran lain yang mendukung standar proses pembelajaran.
Copyrights © 2022