Matematika yang diajarkan di SD kadang masih membingungkan dan siswa pun tidak mau bertanya takut kalau dimarahi sehingga siswa pasif dalam pembelajaran. Fakta dilapangan sebagian pembelajaran masih dilakukan secara konvensional. Awal pembelajaran guru menyampaikan materi yang akan dipelajari, kemudian menjelaskan materi tersebut, selanjutnya memberikan contoh soal dan beberapa soal latihan. Guru cenderung menghabiskan jam pelajaran untuk memberikan penjelasan secara abstrak. Tujuan penelitian adalah: Mendiskripsikan Langkah proses Metode TGT (Team Game Tournament) untuk meningkatkan hasil belajar penjumlahan bilangan cacah pada Siswa Kelas III SDN Mojorejo 02 berbantuan permainan ular tangga dan menganalisis hasilnya. Berdasarkan hasil PTK ini terbukti terjadi kenaikan nilai rata-rata kelas pada siklus II yaitu 80 yang sudah mencapai KKM dengan siswa yang tuntas yaitu 30 siswa dari 35 jumlah siswa kelas III SDN Mojorejo 02. Prosentase dari penilaian tes hasil belajar pada siklus II memperoleh 85%. Pembelajaran model TGT berbantuan media ular tangga ini siswa lebih aktif dan membuat siswa lebih bersemangat dalam proses pembelajaran. Jadi pembelajaran model TGT berbantuan media ular tangga berdampak pada hasil belajar siswa menjadi meningkat. Penelitian ini bukan merupakan hasil final, diharapkan peneliti dapat mengembangkan penelitian yang lain untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Matematika penjumlahan bilangan cacah. Dalam melaksanakan pembelajaran khususnya matematika diharapkan para guru untuk memilih model pembelajaran yang menarik dan dapat mendorong siswa untuk lebih kreatif.
Copyrights © 2022