Permasalahan yang dialami guru dalam merancang proses penilaan adalah memberikan soal dengan kognitif yang masih rendah. Instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis menjadi salah satu perubahan penilaian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kepraktisan instrument penilaian berbasis keterampilan berpikir kritis pada muatan matematika materi bilangan desimal kelas IV SD Negeri Wirosaban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and development (R&D) dengan model Borg and Gall. Berdasarkan hasil validasi materi dinyatakan valid dan kelayakan sebesar 78%. Hasil validasi pakar instrument dinyatakan valid dan kelayakan mencapai angka 71,5%. Instrumen ini diuji coba ke siswa dan menunjukkan skor keseluruhan pada 15 siswa yaitu 88,18% dengan kategori sangat praktis. Hasil penelitian menunjukkan kepraktisan instrumen penilaian berbasis keterampilan berpikir kritis. Hasil pengembangan ini dapat digunakan siswa dan guru pada proses pembelajaran.
Copyrights © 2024