Journal on Education
Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024

Kajian Banjir dan Perubahan Dasar Sungai Banger Akibat Penutupan Regulator Gate, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah

Eka Oktariyanto Nugroho (Kelompok Keahlian Teknik Sumber Daya Air, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung)
Sandhi Akhmad Juliadi (Master Study Program of Water Resources Management, Civil Engineering Study Program, Faculty of Civil and Environmental Engineering, Bandung Institute of Technology, Bandung 40132, Indonesia)
Indratmo Soekarno (Water Resources Engineering Research Group, Civil Engineering Study Program, Faculty of Civil Engineering and Environmental, Bandung Institute of Technology, Bandung 40132, Indonesia)
Widyaningtias Widyaningtias (Water Resources Engineering Research Group, Civil Engineering Study Program, Faculty of Civil Engineering and Environmental, Bandung Institute of Technology, Bandung 40132, Indonesia)
Arno Adi Kuntoro (Water Resources Engineering Research Group, Civil Engineering Study Program, Faculty of Civil Engineering and Environmental, Bandung Institute of Technology, Bandung 40132, Indonesia)
Teguh Purnama Sidiq (Program Studi Teknik Geodesi dan Geomatika, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Bandung Institute of Technology, Bandung 40132, Indonesia)
Sella Lestari Nurmalia (Program Studi Teknik Geodesi dan Geomatika, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Bandung Institute of Technology, Bandung 40132, Indonesia)
Cayekti Widigdo (Bappeda Kota Pekalongan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
17 Jan 2024

Abstract

Dalam sistem pengembangan daerah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah provinsi menetapkan Kota Pekalongan sebagai salah satu wilayah strategis untuk pertumbuhan ekonomi. Meskipun memiliki potensi yang signifikan, Kota Pekalongan masih perlu mencari solusi untuk mengurangi banjir yang merupakan masalah berulang. Banjir di Kota Pekalongan disebabkan oleh gelombang pasang (rob) dan luapan banjir yang terjadi di sungai-sungai yang melintasi kota. Menurut Bappeda Kota Pekalongan, pada tahun 2020 terjadi genangan banjir seluas 1.177,86 hektar. Untuk mengatasi masalah banjir, pemerintah telah membuat beberapa infrastruktur pengendalian banjir di Kota Pekalongan, diantaranya regulator gate dan tanggul parapet. Pembangunan regulator gate ini bertujuan untuk mengatur aliran yang masuk ke sistem Sungai Loji, sehingga kedepannya seluruh aliran ke Sungai Banger sepenuhnya. Studi ini mensimulasikan banjir di wilayah Kota Pekalongan untuk menilai dampak pembangunan regulator gate dan tanggul sungai khususnya di sekitar Sungai Banger menggunakan HEC-RAS 6.4 dengan dibagi menjadi 4 skenario. Simulasi dilakukan dengan debit banjir periode ulang 25 tahun dan 50 tahun. Hasil studi ini menunjukkan area terkena banjir sebelum pembangunan regulator gate adalah 710,06 hektar, dan setelah pembangunan regulator gate, area banjir berkurang menjadi 363,02 hektar. Banjir yang tersisa terjadi di muara Sungai Banger, tetapi setelah normalisasi penambahan tanggul parapet dilakukan, banjir di Kota Pekalongan dapat diselesaikan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

joe

Publisher

Subject

Education

Description

Journal On Education is a journal that publishes articles related to research (Case Study, Qualitative, Quantitative, Action Research), or development in the field of education such as early education, basic education, secondary education, out-of-school education, higher education, assessment in ...