Pembelajaran Bahasa Inggris umumnya didominasi oleh pengenalan rumus-rumus serta konsep-konsep secara verbal, tanpa ada perhatian yang cukup terhadap pemahaman siswa. Disamping ituproses belajar mengajar hampir selalu berlangsung dengan metode "chalk and talk" guru menjadi pusat dari seluruh kegiatan dikelas atau sering disebut dengan istilah "teacher centered" (Somerset,1997dalam Sodikin, 2004:1). Pembelajaran Bahasa Inggris sering diinterpretasikan sebagai aktivitas utamayangdilakukan guru,yaitugurumengenalkan materi, mungkin mengajukan satu atau dua pertanyaan, dan meminta siswa yang pasif untuk aktif dengan memulai melengkapi latihan dari buku teks, pelajaran diakhiri dengan pengorganisasian yang baik dan pembelajaran selanjutnya dilakukan dengan sekenario yangserupa.
Copyrights © 2016