Penelitian ini dimaksudkan untuk memecahkan masalah pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII-9 SMP Negeri 2 Raha. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada kompetensi dasar “Membacakan teks berita dengan intonasi yang tepat serta artikulasi dan volume suara yang jelas”. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi membacakan teks berita. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat baik bagi guru, siswa, maupun sekolah. Indikator kinerja penelitian ini adalah apabila hasil belajar siswa secara individual memperoleh nilai 75 ke atas dan atau secara klasikal mencapai rata-rata 80 ke atas. Kegiatan pembelajaran dalam penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas rangkaian perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan dengan menggunakan waktu belajar 5 X 40 menit. Kemampuan siswa membacakan teks berita pada siklus 1 menunjukkan hasil yang signifikan. Nilai yang diperoleh siswa secara klasikal sudah mencapai rata-rata 72,84. Jumlah siswa yang telah mencapai nilai ketuntasan belajar sebesar 62,07% atau 18 orang dari 29 siswa. Selanjutnya, nilai yang diperoleh siswa siklus II, secara klasikal sudah mencapai rata-rata 82,64. Berarti mengalami peningkatan sebesar 9,8 poin dari hasil belajar siklus 1. Jumlah siswa yang mencapai nilai ketuntasan belajar sebesar 100% atau 29 orang siswa telah memperoleh nilai 75 ke atas. Penggunaan teknik pemodelan (modelling) dalam pembelajaran membacakan teks berita dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-9 SMP Negeri 2 Raha secara signifikan. Para siswa sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran. Pembelajaran dapat berlangsung secara aktif, inovatif, kreatif, efisien, dan menyenangkan.
Copyrights © 2021