Jurnal Bina Cipta Husada: Jurnal Kesehatan dan Science
Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Bina Cipta Husada

HUBUNGAN ANTARA BERAT BADAN LAHIR DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI PUSKESMAS I KEMBARAN TAHUN 2023

Rudatiningtyas, Ulfa Fadilla (Unknown)
Khotimah, Khusnul (Unknown)
Budi Satwanto, Gia (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Feb 2024

Abstract

Menurut angka PBB pada tahun 2020, 22 persen balita di seluruh dunia menderita stunting, dan 6,3 juta di antaranya berasal dari Indonesia. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan bahwa meskipun sedikit menurun antara tahun 2021 dan 2022 sebesar sekitar 2,8 persen, prevalensi stunting di Indonesia akan tetap pada angka 21,6 persen. Angka tersebut dinilai masih tinggi karena WHO hanya ingin melihat angka stunting sebesar 20 persen. Kabupaten Banyumas memiliki angka prevalensi stunting pada balita sebesar 16,6%, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 21,6% dan angka prevalensi di Jawa Tengah sebesar 20,8%. Kejadian stunting di Kabupaten Banyumas mengalami penurunan yang cukup signifikan. Berdasarkan informasi Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kabupaten Banyumas turun dari 21,6 persen pada tahun 2021 menjadi 16,6 persen pada tahun 2022. Puskesmas Kembaran I dijadikan sebagai lokasi penelitian. Anak-anak ini, yang berusia antara 0 hingga 5 tahun, memiliki status gizi yang tidak memadai. Ada 189 orang dalam sampel secara keseluruhan. Berdasarkan BB/U, hasil uji korelatif dengan uji Person diperoleh nilai p sebesar 0,00 yang berarti ada hubungan antara berat badan lahir dengan status gizi. Berdasarkan analisis BW/U, hubungan ini signifikan karena 2-tailednya kurang dari 0,05.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jurnal

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Dentistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

bidang kebidanan, keperawatan, kedokteran, farmasi, kesehatan masyarakat, gizi, teknologi laboratorium medik, farmasi dan rumpun ilmu bidang science (mikrobiologi, imunologi, fisiologi, biologi, biologi molekuler, parasitologi, dan ...