Penelitian ini mengeksplorasi dampak tingkat pertumbuhan, leverage operasional, profitabilitas, dan rasio aktivitas terhadap struktur modal perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2022. Dengan teknik purposive sampling, studi ini menyaring dari 182 perusahaan awal menjadi 47 perusahaan. Menggunakan data sekunder yang memenuhi uji asumsi klasik, studi ini menggunakan analisis regresi linier berganda untuk analisisnya. Temuan menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan, diukur dengan perbedaan penjualan tahunan, memberikan pengaruh positif terhadap struktur modal. Leverage operasional, diwakili oleh Degree of Operating Leverage (DOL), tidak menunjukkan dampak negatif, sementara Return on Assets (ROA) sebagai ukuran profitabilitas, juga berdampak positif terhadap struktur modal. Namun, Total Asset Turnover (TATO), sebagai ukuran aktivitas, tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Hasil ini menekankan peran beragam metrik keuangan dalam membentuk struktur modal di sektor manufaktur Indonesia, menawarkan wawasan berharga untuk strategi manajemen keuangan.
Copyrights © 2024