Paham ekstremisme dan radikalisme merambah pada setiap kalangan, terutama di kalangan generasi milenial yang lebih rentan terhadap gerakan radikal dikarenakan cara pandang yang cenderung melihat masalah agama secara hitam putih. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bentuk internalisasi nilai-nilai moderasi beragama bagi generasi milenial. Generasi milenial merupakan kelompok yang memiliki karakteristik unik dalam menghadapi tantangan dan perubahan dalam era globalisasi saat ini. Penelitian ini didasarkan pada tinjauan pustaka yang mencakup teori, temuan, dan sumber dari penelitian terdahulu sebagai landasan untuk penulisan artikel ini. Melalui kajian literatur review, penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama pada generasi milenial, seperti pengaruh media sosial, lingkungan pergaulan, dan pendidikan agama. Hasil kajian literatur review menunjukkan bahwa pendekatan yang holistik dan terintegrasi antara pendidikan formal dan non-formal, serta peran orang tua dan komunitas dalam memberikan contoh yang baik, dapat menjadi solusi efektif dalam memperkuat internalisasi nilai-nilai moderasi beragama bagi generasi milenial. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya peran semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang mendukung dan mendorong generasi milenial untuk menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama guna menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan toleran
Copyrights © 2024