Banyaknya kasus kriminalisasi dikalangan pelajar dapat dijadikan indikator semakin merosotnya moral dan akhlak generasi muda Indonesia. Berbagai upaya perlu dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk mengatasi masalah tersebut. salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan pengembangan budaya religius di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui wujud budaya religius yang ada di MI Sabilul Muttaqin Mojosari Mojokerto beserta dengan strategi yang dilakukan untuk mengembangkan budaya religius tersebut. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan penelitian kualitatif yang jenisnya fenomenologi. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah wujud budaya religius sekolah meliputi pembinaan baca tulis al-Qur’an, shalat Duha, muhadharah, dan istighasah. Strategi pengembangan budaya religius di lembaga pendidikan dilakukan melalui: (1) power strategy (2) persuasive strategy (3) normative educative.
Copyrights © 2022