Pembelajaran merupakan suatu proses yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan pemikiran maupun perilaku yang lebih baik, sebagai hasil dari pengalaman individu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan sebelum dilakukan siklus penelitian (pra siklus), banyak ditemukan masalah berupa kesulitan peserta didik dalam berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Berdasarkan hasil tes kemampuan berbicara dalam Bahasa Inggris pada bab sebelumnya nilai rerata peserta didik yaitu sebesar 55 dengan peserta didik yang tuntas sebanyak 15 orang atau sebesar 47%. Salah satu model pembelajaran yang dicoba untuk diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik adalah model pembelajaran Talking Stick. Model pembelajaran Talking Stick merupakan sebuah model belajar yang mana dalam pengaplikasiannya nanti peserta didik akan mempergunakan tongkat dalam kegiatannya. Hal yang pertama kali guru lakukan adalah mengambil tongkat dan memberikannya kepada peserta didik, setelah itu pendidik memberikan sebuah pertanyaan dan peserta didik yang memegang tongkat mesti menjawab pertanyaan dari gurunya tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Waktu yang digunakan untuk setiap siklus adalah 2 kali pertemuan dengan 2 kali pertemuan penyajian materi dan pada akhir pertemuan kedua diadakan evaluasi siklus. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang kemampuan berbicara peserta didik melalui penerapan penerapan model pembelajaran Talking Stick di kelas VII B MTsN 17 Jombang dapat diketahui bahwa kemampuan berbicara Bahasa Inggris peserta didik pada Siklus II mendapatkan nilai rata-rata 80 atau sudah mencapai rata-rata diatas KKM dan dikategorikan cukup baik. Begitu juga ketuntasan klasikalnya sudah mencapai 84% dan diatas kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan
Copyrights © 2022