Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen pembinaan atlet berdampak pada penutupan dojo (klub) perguruan Gokasi di kecamatan Mandiangin. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Wawancara dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Penulis menggunakan teknik analisis reduksi, yaitu merangkum dan memfokuskan pada hal-hal yang penting untuk menganalisisnya. Dalam penelitian ini, ada empat atlet karate di Gokasi Dojo Mandiangin, dua dari mereka adalah pelatih, dan satu orang tua atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instruksi bela diri karate di perguruan Gokasi Mandiangin berkonsentrasi pada peran manajemen dan tantangan yang dihadapi atlet, yang menyebabkan banyak atlet keluar dan berhenti. Perencanaan di perguruan Gokasi Mandiangin dilakukan dengan baik, seperti yang ditunjukkan oleh kegiatan sehari-hari dan latihan yang diadakan secara teratur. Kata Kunci : Analisis Manajemen, Pembinaan, Perguruan Gokasi
Copyrights © 2023