Tingkat kinerja suatu lembaga atau kelompok tani dapat diketahui dengan penilaian kinerjanya. Kemampuan kelompok tani atau gapoktan dalam pemberdayaan anggotanya dapat dilihat dari kinerja kelompok atau gapoktan. Tujuan penelitian mengetahui kinerja kelompok tani dan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi kelompok tani dalam pelaksanaan fungsi kelompok tani dalam kelas belajar. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 41 petani dari total populasi 347 petani anggota kelompok tani di kelas belajar. Analisis dilakukan dengan analisis kuantitatif menggunakan statistik deskriptif dan analisis diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kinerja kelompok tani dalam fungsi kelompok tani sebagai kelas belajar berada pada kategori tinggi dengan persentase 86%. Permasalahan yang dihadapi kelompok tani sebagai kelas belajar, yaitu tingkat kehadiran atau keaktifan dalam musyawarah kelompok tani.
Copyrights © 2021