Penelitian ini menggunakan strategi pembelajaran kooperatif Jigsaw dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Empat langkah membentuk proses penelitian: persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil tes pada akhir setiap siklus dan observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 65,19 dan ketuntasan individu sebesar 63%, penerapan metode Jigsaw tidak berfungsi dengan baik pada siklus I. Pada siklus II ketuntasan individu mencapai 85% dan rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 75,56. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa siswa mulai memahami teknik Jigsaw dan berpartisipasi lebih aktif dan antusias dalam studi mereka.
Copyrights © 2024