Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh persentase dedak dan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) air kelapa muda terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus), penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Oktober 2022 di Kecamatan Sangalla’ Selatan Kabupaten Tana Toraja dengan ketinggian ± 831 mdpl. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan percobaan faktorial (4 x 4) yang disusun dalam rancangan acak kelompok, dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama persentase dedak bekatul yang terdiri dari empat taraf, yaitu: D1= 8%, D2 = 16%, D3 = 24%, dan D4 = 32%. Faktor kedua konsentrasi air kelapa muda yang terdiri dari empat taraf yaitu: K0 = kontrol, K1 = 100 ml/ l air, K2 = 200 ml/l air, dan K3 = 300 ml/ l air. Hasil penelitian menunjukkan persentase dedak 24% dan konsentrasi ZPT air kelapa muda 300 ml/l air memberikan pengaruh terbaik terhadap umur munculnya primordial, umur panen pertama, panjang tangkai, diameter tudung, jumlah tubuh buah, dan berat basah jamur tiram. Kombinasi terbaik yaitu tsksrsn dedak 24% dan konsentrasi ZPT 300 ml/l air terhadap umur munculnya primordial, umur panen pertama, diameter tudung dan panjang tangkai.
Copyrights © 2023