ABSTRAK Hipertensi dapat dikendalikan secara efektif dengan pengobatan yang sederhana dan murah, namun hanya sekitar satu dari lima penderita hipertensi yang dapat mengendalikannya. Hipertensi ini terjadi akibat lonjakan tekanan darah tinggi, terjadi ketika tekanan darah pada arteri meningkat secara persisten, melebihi nilai normal. Tekanan darah terdiri dari dua pengukuran: sistolik (angka atas) dan diastolik (angka bawah). Hipertensi didefinisikan jika tekanan darah sistolik ≥ 140 mm Hg atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mm Hg. Tujuan PKM ini adalah memberi motivasi kepada lansia lebih memperhatikan polo hidupnya seperti kebutuhan istirahat dan makanan agar terhindar dari terjadinya hipertensi pada lansia. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media leaflet dan pemeriksaan tekanan darah kepada lansia di desa Lubuk Raya dengan berjumlah 30 orang yaitu 14 laki-laki dan 16 perempuan. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Evaluasi kedapa lansia yaitu tanya jawab seputar materi Hipertensi. Lansia dapat penyawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan oleh sipenyuluh. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berjalan dengan baik. Lansia di desa Lubuk Raya yang mengikuti terlihat bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Kata kunci : Hipertensi, Lansia
Copyrights © 2024