Litera : Jurnal Bahasa dan Sastra
Vol. 2 No. 1 (2016): LITERA JURNAL BAHASA DAN SASTRA

HOSPITALITAS SEBAGAI ALAT KESADARAN MUKA DALAM INTERAKSI LAYANAN DI RANAH PARIWISATA

Yohanes Kristianto (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jan 2016

Abstract

ABSTRAK  Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik bahasa dalam interaksi layanan di ranah pariwisata di Bali. Muka merupakan konsep citra diri penyedia jasa dan pelanggan dalaminteraksi layanan, sedangkan hospitalitas merupakan prinsip-prinsip umum yang menjadi kaidah bagi berlangsungnya praktik interaksi layanan dalam ranah pariwisata. Secara teoretis,hospitalitas mengacu pada sikap menerima atau menyambut orang asing. Sedangkan secara empiris, hospitalitas dimaknai sebagai keramahtamahan. Hospitalitas menjadi representasipenyedia layanan ketika memberikan layanan kepada pelanggan. Basis interaksi layanan dalampariwisata adalah relasi tuan rumah-tamu (host-guest) yang direalisasikan dengan tindak komunikasi. Secara linguistik, tindak komunikasi dapat dipahami dalam bentuk tuturan-tuturanyang mengandung tindakan (tindak tutur). Setiap tindak tutur memiliki resiko untuk mengancam citra diri penyedia jasa maupun pelanggan. Tulisan ini mengidentifikasikan dan mendeskripsikanpraktik bahasa sebagai representasi hospitalitas dalam interaksi layanan di ranah pariwisata.  Kata kunci: hospitalitas, praktik bahasa, tindak tutur, muka ABSTRACT This article aims to describe the practice of language in the service interaction in the sphere of tourism in Bali. The face is the concept of self -image service providers and customers in aservice interaction, while's Hospitality are general principles that became the rule f or the continuity of the service interaction practices in the realm of tourism. Theoretically's Hospitalityrefers to accepting or welcoming strangers. While empirically's Hospitality interpreted ashospitality. The representation's Hospitality service providers when delivering services to customers. Base service interaction in tourism is a host -guest relations (host-guest) wererealized by acts of communication. Linguistically, acts of communication can be understood in the form of speech-speech that contains the action (speech acts). Each speech acts have a risk tothreaten the self-image of the service provider and the customer. This paper identifies anddescribes the practice of languages as representations's Hospitality in a service interaction in the sphere of tourism. Keywords: hospitality, practice of language, speech act, face

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

litera

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Jurnal ini menyajikan hasil-hasil penelitian dan hasil pemikiran yang berada pada ranah bahasa dan sastra. Kajian-kajian ilmiah terdiri atas delapan artikel yang menerapkan teori mikro dan makro linguistik untuk membedah fenomena kebahasaan yang ada pada masyarakat. Peran bahasa dan sastra sangat ...