ABSTRACTCritical Discourse Analysis (CDA) views that language use is not neutral, that language is ameans for the practice of power and dominance. It can be used to show a good image,manipulate, or influence someone. This study aimed at finding the ideology of political newsin berita2bahasa.com. The critical Discourse Analysis approach by Van Dijk was applied toanalyse the data. The observation method was used to collect the data, qualitative method wasapplied to analyse the data. The result showed that the translator translated the text with adifferent ideology than the source language (SL) by showing a better image of the president ofIndonesia.Keyword: Critical Discourse Analysis, translation, political newsABSTRAKAnalisis Wacana Kritis (AWK) memandang bahwa penggunaan bahasa tidak netral, bahwabahasa adalah sarana untuk praktik kekuasaan dan dominasi. Dalam penggunaannya dapatdigunakan untuk menunjukkan citra yang baik, memanipulasi, atau memengaruhi seseorang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ideologi berita politik di berita2bahasa.com.Pendekatan Analisis Wacana Kritis oleh Van Dijk diterapkan untuk menganalisis data. Metodeobservasi digunakan untuk mengumpulkan data dan metode kualitatif diterapkan untukmenganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemah menerjemahkan teksdengan ideologi berbeda dari bahasa sumber (BSu) dengan menunjukkan citra presidenIndonesia yang lebih baik.Kata kunci: Analisis Wacana Kritis, terjemahan, berita politik
Copyrights © 2020