Abstract: The married life desired by the Lord God has been accepted by humans through His Word in Genesis 1 & 2. However, in reality many people cannot achieve this ideal married life. We can see this reality in the lives of the Israelites in the context of Biblical events. Even in today's life. Many marriages are unbiblical and quite a few end in divorce. The author conducted research using qualitative methods in a hermeneutic approach and literature study about the consequences of sin and deviation on the lives of believers in all aspects, even in relation to their relationship with the Lord God. Allam views this as a serious sin so the Bible says God hates divorce and of course also in relation to mixed marriages. Abstrak: Kehidupan Pernikahan yang dikehendaki oleh Tuhan Allah sejak semua telah diterima oleh manusia memlaui FirmanNya dalam Kejadian 1 & 2. Namun Pada kenyataannya banyak orang yang tidak dapat mencapai kehidupan pernikahan yang ideal tersebut. Realita ini dapat kita lihat dalam kehidupan bangsa Israel dan Yehuda sebagai umat Tuhan dalam kitab Maleakhi dalam konteks peristiwa Alkitab. Maupun dalam kehidupan masa kini. Banyak pernikahan yang tidak alkitabiah dan tidak sedikit yang berujung dengan perceraian. Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode pendekatan hermenutik dan studi pustaka tentang bagaimana akibat dari dosa dan penyimpangan ini terhadap kehidupan orang percaya dalam semua aspek bahkan dalam kaitannya dengan relasi kepada Tuhan Allah. Allah memandang hal ini sebagai dosa yang serius sehingga Alkitab mengatakan Allah membenci Perceraian dan tentunya juga dalam kaitannya dengan perkawinan campur.
Copyrights © 2024