Likuifaksi adalah fenomena dimana tanah yang semula padat mengalami perubahan menjadi cair akibat peningkatan tekanan air pori pada saat getaran gempa bumi. Kepulauan Mentawai merupakan daerah yang sering terjadi gempa bumi dan tsunami. Kepulauan ini memiliki satu bandar udara merupakan pintu gerbang utama untuk mengunjungi Kepulauan Mentawai, yang terkenal dengan keindahan alamnya seperti pantai, ombak, dan kekayaan bawah lautnya. Oleh karena itu penting dilakukan analisis potensi likuifaksi pada bandara rokot mentawai. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan data hasil uji N-SPT pada terminal penumpang dan bangunan operasi bandara Rokot Mentawai. Hasil analisis diperoleh bahwa potensi likuifaksi terjadi pada kedalaman <16m dengan nilai Safety Factor (SF) ≤1,0. Jika dihubungkan dengan evaluasi penurunan tanah selama terjadi gempa, maka dapat diketahui bahwa tanah yang mengalami likuifaksi pada titik BH01 dan BH02 memiliki nilai kerpatan relatif (Dr) antara 0 – 65% dengan kerapatan sangat lepas hingga sedang. Hal ini berarti bahwa tanah cenderung rentan terhadap likuifaksi karena selama gempa bumi berlangsung, rongga pori tanah akan terisi oleh air, tekanan air pori menjadi meningkat yang menyebabkan tanah menjadi jenuh dan berpotensi mengalami likuifaksi.Diharapkan hasil analisis potensi likuifaksi ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan serta bisa menjadi pedoman dalam menghadapi potensi risiko likuifaksi terutama pada daerah yang rawan terhadap gempa bumi dan likuifaksi.
Copyrights © 2023