Kalao’s Maritime Journal
Vol 3 No 2 (2022): KALAO’S MARITIME JOURNAL

Pengaruh Tekanan Minyak Pelumas Yang Menurun Terhadap Kerja Mesin Di MV. Lumoso Selamat

Rizki Kurniawan, Rizki (Unknown)
Hendra Purnama (Unknown)
Sri Mulyanto Herlambang (Unknown)
Frisca Mareyta (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Apr 2024

Abstract

Mesin terdiri dari bagian-bagian logam (metal parts) yang bergerak seperti poros engkol, batang torak, dan bagian mekanisme katup. Untuk menghindari terjadinya kontak langsung maka perlu diberikan sistem pelumasan. Pelumasan pada mesin sangat penting, karena tanpa pelumasan komponen-komponen mesin akan mengalami gesekan secara langsung, sehingga menimbulkan panas dan mengakibatkan kerusakan berupa keausan yang akhirnya umur mesin dan komponen- komponennya tidak tahan lama. Tujuan yang ingin diperoleh penulis adalah untuk mengetahui fungsi minyak pelumas pada sistem pelumasan, komponen- komponen pada sistem pelumasan, cara kerja sistem pelumasan. Fungsi pelumasan sangat penting diatas kapal, maka tentunya system pelumasan harus mendapatkan perhatian khusus didalam melaksanakan perawatan atau pengujian lab secara rutin disamping permesinan yang lainnya. Sehingga sistem pelumasan ini dapat bekerja sesuai dengan fungsinya diatas kapal agar tidak mengganggu kelancaran pengoperasian kapal. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penyusunan proposal ini adalah metode penelitian penggabungan antara metode shel dan usg sebagai teknik analisa data untuk menganalisa masalah yang ada pada mesin diesel penggerak utama, yaitu faktor- faktor apakah yang menyebabkan turunnya tekanan minyak pelumas mesin induk, dampak dan upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi faktor– faktor dari permasalahan tersebut dengan mengidentifikasi berbagai faktor-faktor secara sistematis terhadap software, hardware, environment, liveware untuk merumuskan strategi yang akan diambil. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian turunnya tekanan minyak pelumas mesin induk adalah (1) kotornya filter atau saringan oli. (2) carter atau sumptank kekurangan minyak pelumas. (3) kurangnya skill atau kemampuan dari crew kapal, (4) tidak berjalannya standart operasional prosedure (SOP) Untuk mengatasi faktor-faktor tersebut dapat dilakukan dengan membersihkan atau mengganti komponen yang rusak dengan spare part yang baru, pengoperasian yang benar sesuai prosedur yang ada dan perawatan dan pengecekkan yang berkala terhadap sistim pelumasan.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

kalaos

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Engineering Industrial & Manufacturing Engineering Transportation

Description

Kalao’s Maritime Journal, dengan E-ISSN : 3047-8383, P-ISSN : 2776-2718, Kalao’s maritime journal adalah jurnal berkala yang diterbitkan Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara yang memfasilitasi para peneliti untuk berdiskusi, mengejar dan mempromosikan pengetahuan di bidang-bidang yang muncul dan ...